Rabu, 05 Desember 2012

Kisah Merpati Biru
            MERPATI BIRU ini bukanlah sebuah geng tetapi adalah sebuah ikatan pertemanan masyarakat SMAN1 Bukittinggi terutama laki-laki, kami pun tidak menutup kemungkinan untuk teman-teman yang mau ikut bersama kami, pertemanan ini tidak akan terlupakan sampai akhir hayat.
Nama ini bermula dari lambang baru SMA N 1 yang seperti merpati dengan sayap berwarna biru dan lambang itupun dimulai dari angkatan kami, mari saksikan kisah merpati biru.

            Awalnya hanya berdua yang duduk di sebuah tempat perkumpulan kami (sering dipanggil tempat ama) hanya saya dan teman yang bernama riski , lama kelamaan teman-teman yang lainnya ikut berkumpul disini, kami sering berbagi pengalaman, bercerita bersama, bercanda, kisah cinta, segalanya ada di MERU(merpati biru) pada saat malam minggu kami berkumpul di kantor POS, itupun telah warisan dari alumni-alumni yang telah lama tamat dari SMAN1.
            Kami sering melakukan hal-hal kecil yang menarik disini seperti bermain futsal, minum teh talua, setiap ada yang ulang tahun akan kami rayakan dan setiap jadian akan dikenakan denda berupa traktiran. Dan hal-hal yang mengesan kan yang telah kami lakukan berupa:

Refresing Ke Padang Panjang dan Malibo Anai
          ketika di Padang Panjang kami singgah menuju rel kereta api dan berfotoria di sana, dan inilah beberapa foto disana:

            Setelah asik berfoto selanjutnya kami pergi ke malibo anai dan berenang sesuka hati, adapun beberapa teman yang minta diajarin berenang, hahaha (dimana ada niat disitu ada jalan)

Tahun Baru 2012
            Acara ini dimulai dengan pesta bakar ayam yang di adakan di rumah seorang teman yang bernama rizki, pada saat pembakaran ayam semuanya pada ngak tahan pengen memakan tu ayam, bumbu ayam tersebut di racik oleh seorang abang/bapak kita yang bernama Syafrizal (biasa di panggil DA ZAL), setelah selesai acara bakar ayam kami makan ayam bakar tersebut, eeeiiitttsss sebelum makan kami berfoto dulu.



            Setelah makan, kami langsung menuju kantor POS dan merayakan Tahun Baru disana bersama Alumni SMA1 dari angkatan 50 sampai 53 dan teman-teman MERU lainnya.

Perjalanan Pertama Ke Pariaman
            Pada saat ini tidak tau mau pergi kemana dan akhirnya ada seorang teman yang mengusulkan untuk pergi ke  Pariaman, dan setelah dzuhur langsung brangkat ke pariaman, dlam perjalanan terasa nikmat dan setiba disana hati tenang dan terasa nyaman melihat keindahan pantai, perutpun mulai terasa lapar dan kami mencari pondok untuk makan, dan ada seseorang yang menawari kami makan, katanya makan hanya 8rb per porsi dan kamipun menyetujuinya, ternyata harga lauknya 8rb dan nasi 1rb satu bungkus, dan ada seorang teman menanyakan air kelapa dan dia bilang” Mbak ada air kelapa?” orang itupun menjawab “aia kombia diak? Aia kombia 7000” kamipun tertawa mendengar perkataan tersebut dan akhirnya kami tidak jadi membeli air kelapa itu karena mahal sekali, maklum anak muda punya duit pas pasan, setelah selesai makan berfoto bersama


Mendaki Gunung Singgalang
            Dari 13 orang yang mendaki gunung singgalang saat itu tetapi hanya 6 orang dari MERU yang berpartisipasi yaitu Tommy,Rifaldi,Dayat,Riski,Edgar,dan saya sendiri, mendaki gunung itu memang melelahkan tetapi setelah mencapai tempat tujuan rasa lelah itupun hilang karena melihat keindahan alam ciptaan tuhan yang maha esa, pada tempat tersebut mendirikan tempat peristirahatan atau biasa disebut camp, saat mendaki memakan waktu 6 jam, tetapi saat menurun hanya 2 jam saja.



           Ini hanya blak-blakan sekedar informasi yang saya ingat, maaf kalau jelek, yang penting pengalaman dan karya sendiri daripada copas data dari web