Kisah Merpati
Biru
MERPATI
BIRU ini bukanlah sebuah geng tetapi adalah sebuah ikatan pertemanan masyarakat
SMAN1 Bukittinggi terutama laki-laki, kami pun tidak menutup kemungkinan untuk
teman-teman yang mau ikut bersama kami, pertemanan ini tidak akan terlupakan
sampai akhir hayat.
Nama ini bermula dari lambang
baru SMA N 1 yang seperti merpati dengan sayap berwarna biru dan lambang itupun
dimulai dari angkatan kami, mari saksikan kisah merpati biru.
Awalnya hanya
berdua yang duduk di sebuah tempat perkumpulan kami (sering dipanggil tempat
ama) hanya saya dan teman yang bernama riski , lama kelamaan teman-teman yang
lainnya ikut berkumpul disini, kami sering berbagi pengalaman, bercerita
bersama, bercanda, kisah cinta, segalanya ada di MERU(merpati biru) pada saat
malam minggu kami berkumpul di kantor POS, itupun telah warisan dari
alumni-alumni yang telah lama tamat dari SMAN1.
Kami
sering melakukan hal-hal kecil yang menarik disini seperti bermain futsal,
minum teh talua, setiap ada yang ulang tahun akan kami rayakan dan setiap jadian
akan dikenakan denda berupa traktiran. Dan hal-hal yang mengesan kan yang telah
kami lakukan berupa:
Refresing Ke
Padang Panjang dan Malibo Anai
ketika di Padang
Panjang kami singgah menuju rel kereta api dan berfotoria di sana, dan inilah
beberapa foto disana:
Setelah asik berfoto selanjutnya kami pergi
ke malibo anai dan berenang sesuka hati, adapun beberapa teman yang minta
diajarin berenang, hahaha (dimana ada niat disitu ada jalan)
Tahun Baru 2012
Acara
ini dimulai dengan pesta bakar ayam yang di adakan di rumah seorang teman yang
bernama rizki, pada saat pembakaran ayam semuanya pada ngak tahan pengen memakan
tu ayam, bumbu ayam tersebut di racik oleh seorang abang/bapak kita yang
bernama Syafrizal (biasa di panggil DA ZAL), setelah selesai acara bakar ayam
kami makan ayam bakar tersebut, eeeiiitttsss sebelum makan kami berfoto dulu.
Setelah makan, kami langsung menuju
kantor POS dan merayakan Tahun Baru disana bersama Alumni SMA1 dari angkatan 50
sampai 53 dan teman-teman MERU lainnya.
Perjalanan Pertama Ke Pariaman
Pada
saat ini tidak tau mau pergi kemana dan akhirnya ada seorang teman yang
mengusulkan untuk pergi ke Pariaman, dan
setelah dzuhur langsung brangkat ke pariaman, dlam perjalanan terasa nikmat dan
setiba disana hati tenang dan terasa nyaman melihat keindahan pantai, perutpun
mulai terasa lapar dan kami mencari pondok untuk makan, dan ada seseorang yang
menawari kami makan, katanya makan hanya 8rb per porsi dan kamipun
menyetujuinya, ternyata harga lauknya 8rb dan nasi 1rb satu bungkus, dan ada
seorang teman menanyakan air kelapa dan dia bilang” Mbak ada air kelapa?” orang
itupun menjawab “aia kombia diak? Aia kombia 7000” kamipun tertawa mendengar
perkataan tersebut dan akhirnya kami tidak jadi membeli air kelapa itu karena
mahal sekali, maklum anak muda punya duit pas pasan, setelah selesai makan
berfoto bersama
![]() |
Mendaki Gunung Singgalang
Dari
13 orang yang mendaki gunung singgalang saat itu tetapi hanya 6 orang dari MERU
yang berpartisipasi yaitu Tommy,Rifaldi,Dayat,Riski,Edgar,dan saya sendiri,
mendaki gunung itu memang melelahkan tetapi setelah mencapai tempat tujuan rasa
lelah itupun hilang karena melihat keindahan alam ciptaan tuhan yang maha esa,
pada tempat tersebut mendirikan tempat peristirahatan atau biasa disebut camp,
saat mendaki memakan waktu 6 jam, tetapi saat menurun hanya 2 jam saja.
Ini hanya blak-blakan sekedar informasi yang saya ingat, maaf
kalau jelek, yang penting pengalaman dan karya sendiri daripada copas data dari
web




